TUGAS 2 Etika Profesi

1. Kompetensi apa yang harus dimiliki seorang network admin, network designer , network programmer, database administrator, database designer, profesi lain terkait hardware computer?

Jawab :

Network Administrator

Kompetensi yang harus dimiliki:

  • Menghubungkan perangkat keras
  • Administer dan melakukan konfigurasi sistem operasi yang mendukung network
  • Administer perangkat network
  • Memahami Routing
  • Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya
  • Mengelola network security
  • Monitor dan administer network security

Network Designer

Kompetensi yang harus dimiliki:

  • Mendesain jaringan sesuai dengan kebutuhan perusahaan
  • Mengawasi dan mengembangkan jaringan skala besar
  • Menganalisa jaringan apabila terjadi kerusakan

Network Programmer

Kompetensi yang harus dimiliki:

  • Merancang dan membuat program yang berhubungan dengan jaringan.

Database Administrator

Kompetensi yang harus dimiliki:

  • Monitor dan administer sebuah database

Technical Support

Kompetensi yang harus dimiliki:

  • Menghubungkan perangkat keras.
  • Melakukan instalasi Microsoft Windows
  • Melakukan instalasi Linux
  • Mencari sumber kesalahan di jaringan dan memperbaikinya
  • Penggunaan perangkat lunak Internet berbasis Windows seperti Internet Explorer, Telnet, FTP, IRC.
  • Pasang dan konfigurasi Mail Server, FTP Server, Web Server.

Chip-Designer

Kompetensi yang harus dimiliki:

  • Mendesain chip contohnya microkontroler agar lebih mudah digunakan
  • Merancang dan Memogram chip agar memory dapat dimaksimalkan
  • Membuat Chip yang bisa kompatibel untuk semua perangkat keras

Sumber : http://arifust.web.id/

2. Perbedaan Teknik Informatika, Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Sistem Computer, Software Enginering?

Jawab :

Teknik Informatika

Teknik Informatika merupakan suatu program yang cakupannya cukup luas, mulai dari fondasi teoritis mengenai perancangan algoritma, yaitu konsep dasar yang melandasi pengembangan perangkat lunak, sampai kepada penerapan mutakhir berupa aplikasi robotika, kecerdasan buatan, bio-informatika, dan topik-topik menarik lainnya.

Fokus kurikulum Ilmu Komputer dan Teknik Informatika seringkali lebih ilmiah dan teoritis, dan cukup banyak mengandung unsur matematika dan logika. Seorang lulusan Ilmu Komputer/Teknik Informatika memiliki kemampuan untuk merancang dan mengembangkan perangkat lunak yang canggih untuk menyelesaikan permasalahan yang rumit.

Teknologi Informasi

Teknologi informasi (Information Technology) biasa disingkat TI, IT atau infotech. Dalam Oxford English Dictionary (OED2) edisi ke-2 mendefenisikan teknologi informasi adalah hardware dan software, dan bisa termasuk di dalamnya jaringan dan telekomunikasi yang biasanya dalam konteks bisnis atau usaha.

Sistem Informasi

Sistem Informasi adalah suatu jurusan yang mempelajari tentang aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personal manajemen. Sistem Informasi Penjualan adalah suatu sistem informasi yang mengorganisasikan serangkaian prosedur dan metode yang dirancang untuk menghasilkan, menganalisa, menyebarkan dan memperoleh informasi guna mendukung pengambilan keputusan mengenai penjualan.

Lulusan dari program ini memiliki keahlian yang sangat dibutuhkan industri saat ini, di mana pemanfaatan teknologi informasi sering menjadi kunci keunggulan sebuah organisasi.

Sistem komputer

Sistem komputer adalah suatu jurusan yang mempelajari tentang jaringan elektronik yang terdiri dari perangkat lunak dan perangkat keras yang melakukan tugas tertentu (menerima input, memproses input, menyimpan perintah-perintah, dan menyediakan output dalam bentuk informasi). Selain itu dapat pula diartikan sebagai elemen-elemen yang terkait untuk menjalankan suatu aktivitas dengan menggunakan komputer.

Komputer dapat membantu manusia dalam pekerjaan sehari-harinya, pekerjaan itu seperti: pengolahan kata, pengolahan angka, dan pengolahan gambar.

Elemen dari sistem komputer terdiri dari manusianya (brainware), perangkat lunak (software), set instruksi (instruction set), dan perangkat keras (hardware). Dengan demikian komponen tersebut merupakan elemen yang terlibat dalam suatu sistem komputer. Tentu saja hardware tidak berarti apa-apa jika tidak ada salah satu dari dua lainnya (software dan brainware).

Software-Engineering

Software-Engineering adalah Ilmu yang mempelajari tehnik pembuatan software yang baik dengan pendekatan tehnik (Engineering ap­proach) dan Software-Engineering melakukan desain terhadap aplikasi yang dibuat oleh seorang programer, programer akan menerima instruksi dari seorang software engineering dalam melakukan pembuatan aplikasi semisal baiknya ini itunya dari aplikasi digimanain biar tampak lebih mudah digunakan oleh si user, Diharapkan lulusan Software-Engineering dapat mengelola aktifitas pengembangan software berskala besar dalam tiap tahapannya (software development life cycle).

Sumber :

3. Perbedaan IT-Forensik dan IT-Audit?

Jawab :

IT Forensik adalah cabang dari ilmu komputer tetapi menjurus ke bagian forensik yaitu berkaitan dengan bukti hukum yang ditemukan di komputer dan media penyimpanan digital. Komputer forensik juga dikenal sebagai Digital Forensik.

Tujuan dari IT forensik adalah untuk menjelaskan keadaan artefak digital terkini. Artefak Digital dapat mencakup sistem komputer, media penyimpanan (seperti hard disk atau CD-ROM, dokumen elektronik (misalnya pesan email atau gambar JPEG) atau bahkan paket-paket yang secara berurutan bergerak melalui jaringan.
Bidang IT forensik juga memiliki cabang-cabang di dalamnya seperti firewall forensik, forensik jaringan , database forensik, dan forensik perangkat mobile.

Ada banyak alasan-alasan untuk menggunakan teknik IT forensik:

  • Dalam kasus hukum, teknik komputer forensik sering digunakan untuk menganalisis sistem komputer milik terdakwa ( dalam kasus pidana ) atau milik penggugat ( dalam kasus perdata ).
  • Untuk memulihkan data jika terjadi kegagalan atau kesalahan hardware atau software.
  • Untuk menganalisa sebuah sistem komputer setelah terjadi perampokan, misalnya untuk menentukan bagaimana penyerang memperoleh akses dan apa yang penyerang itu lakukan.
  • Untuk mengumpulkan bukti untuk melawan seorang karyawan yang ingin diberhentikan oleh organisasi.
  • Untuk mendapatkan informasi tentang bagaimana sistem komputer bekerja untuk tujuan debugging, optimasi kinerja, atau reverse-engineering.

TI Audit adalah proses pengumpulan dan evaluasi bukti-bukti untuk menentukan apakah sistem komputer yang digunakan telah dapat melindungi aset milik organisasi, mampu menjaga integritas data, dapat membantu pencapaian tujuan organisasi secara efektif, serta menggunakan sumber daya yang dimiliki secara efisien (Weber, 2000). TI Audit sendiri merupakan gabungan dari berbagai macam ilmu, antara lain: Traditional Audit, Manajemen Sistem Informasi, Sistem Informasi Akuntansi, Ilmu Komputer, dan Behavioral Science.

Pada dasarnya, TI Audit dapat dibedakan menjadi dua kategori, yaitu Pengendalian Aplikasi (Application Control) dan Pengendalian Umum (General Control). Tujuan pengendalian umum lebih menjamin integritas data yang terdapat di dalam sistem komputer dan sekaligus meyakinkan integritas program atau aplikasi yang digunakan untuk melakukan pemrosesan data. Sementara, tujuan pengendalian aplikasi dimaksudkan untuk memastikan bahwa data di-input secara benar ke dalam aplikasi, diproses secara benar, dan terdapat pengendalian yang memadai atas output yang dihasilkan.

Dalam audit terhadap aplikasi, biasanya, pemeriksaan atas pengendalian umum juga dilakukan mengingat pengendalian umum memiliki kontribusi terhadap efektifitas atas pengendalian-pengendalian aplikasi.

Sumber :

4. Apa yang dimaksud dengan GPU-CUDA Nvidia Parallel Prosesing dan sebutkan contohnya?

Jawab :

CUDA (Compute Unified Device Architecture) adalah arsitektur parallel computing yang dikembangkan NVIDIA. Bertujuan supaya GPU dapat diakses oleh software dan dimanfaatkan sebagai sarana pemrosesan data yang bekerja secara paralel dengan prosesor.

CUDA merupakan perangkat perantara. Aplikasi yang hendak memanfaatkan GPU NVIDIA, cukup mengakses CUDA saja. CUDA yang akan mengatur penggunaan GPU dan pemanfaatan resource-nya. Pada software yang dibangun dengan C, hanya dibutuhkan sedikit modifikasi agar dapat memanfaatkan CUDA. Sementara itu, CUDA juga sudah dipersiapkan untuk kompatibel dengan DirectX 11 dan OpenCL.

Teknologi CUDA yang diterapkan pada seri GTX 260, GTX 280, dan GTX 285 dapat memaksimalkan kinerja parallel processing terbaik dari GPU NVIDIA.

sumber :

http://www.xgamespati.co.cc/2010/02/vga-card-nvidia.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: